Harianpquh5.car.blog
2020/06/08 12:16

Harianpauh5.car.blog – Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar), memiliki aset sumber daya alam (SDA) bahari yang melimpah. Apalagi banyak potensi kelautan dan perikanan yang terdapat di laut kepulauan tersebut.
Dengan segala potensi yang dimiliki Bumi Sikerei itu, Pangkalan TNI AL Mentawai diminta menjaga lebih ketat semua wilayah perairan setempat. Tujuannya, agar tidak terjadi pencurian ikan atau penyelundupan hasil alam Mentawai oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Saya minta Danlanal beserta jajarannya, menjaga perairan Mentawai. Jangan diberi kebebasan orang masuk, atau mencuri hasil alam dan laut,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Ahad (7/6).
Dikatakan Nasrul, pihaknya telah datang mengunjungi Pulau Sikakap, Mentawai akhir pekan lalu. Semua stakeholder terkait tidak lengah, atau mengabaikan potensi yang ada di Mentawai. Harapannya, sektor perikanan dan kelautan di Bumi Sikerei bisa berkembang, memenuhi permintaan pasar nasional atau ekspor.
Menanggapi hal itu, Danlanal Mentawai, Letkol Laut Anis Munandar, menyatakan kesiapannya untuk menjaga keamanan perairan di sekitar wilayah kerjanya. Mulai dari menjaga jalur lalu lintas, perdagangan, serta kemungkinan aktivitas ilegal. Apabila ditemukan oknum yang melanggar aturan perairan, akan ditindak tegas.
Ia berharap, dengan pengamanan ketat, yang didukung seluruh pihak setempat untuk menjaga dan menegakkan hukum, maka aksi penyelundupan, pencurian ikan, penambangan liar, pengawasan imigrasi ilegal, dan lainnya bisa diatasi. Apalagi, pihaknya juga didukung oleh tim Lantamal II Padang.
“Tidak ada tempat bagi pelanggar hukum di Mentawai. Kita selalu patroli, untuk menjaga keamanan perairan. Mulai dari pangkal, hingga ke ujung Kepulauan Mentawai bagiab barat Sumatra,” imbuhnya.


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.