
Hati itu mahal, kenapa ia mahal dan berharga? Karena disitulah Allah melihat kita, bukan pada rupa, bukan pada harta, bukan pada jabatan, dan bukan pada profesi kita. Semua hamba dihadapan Allah adalah sama, tetapi yang membedakannya adalah satu, yaitu hati dan isi didalamnya.
Maka, sebelum kita perbaiki apa-apa yang menjadi lahiriah kita, sudah sepantsnya kita memperbaiki hati kita terlebih dahulu. Karena pada hati yang bersih akan terdapat jiwa yang tenang, dan tentu akan tercipta peribadi yang selalu dalam kebaikan.
Lagipula apa gunanya tubuh cantik dan tampan kita, jika didalam hati tak pernah sekalipun terdapat sebuah kebaikan.
Karena kebaikan lahiriah itu bukan karena istiqamahnya diri dalam melakukan perbaikan yang terus menerus, tetapi tercipta saat istiqamahnya hati dalam kebaikan yang dilakukan secara terus menerus tanpa bosan.
Ingatlah, bahwa Allah tidak melihat rupa seseorang, maka jangan dulu bangga jika semua orang memujimu karena kebaikan fisik yang menurut mereka nyaris sempurna, bila menjaga hati saja kamu masih asal-asalan.


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.